Mengenai Saya

Foto saya
jika saya menilai diri saya sendiri maka sudut subjektif akan selalu menemani dengan setia maka alangkah lebih baiknya pembaca blog saya yang menilai tentang saya.

Selasa, 30 Agustus 2011

Serba serbi mengenai Iedul Fitri 1432 Hijriah



Takbir telah bergema. Takbir, adalah seruan Allahu Akbar ("Allah Maha Besar") yang merupakan sebuah kalimat dalam bahasa Arab, artinya ialah Allah Maha Besar/Agung. Seruan ini dikumandangkan oleh umat Muslim untuk memuliakan nama Tuhan atau asma Allah.
Umat muslim setelah mengalami Puasa dalam bulan Ramadhan selama 30 hari (digenapkan karena hilal dianggap tidak terlihat) akan menghadapi hari yang fitri. Hari dimana semua manusia saling menghapus noda-noda dosa yang ada terhadap manusia dan Tuhannya.
Umat Islam di Indonesia mengenal tradisi saling memaafkan ini dengan nama LEBARAN. Lebaran sebenarnya adalah ungkapan orang Jawa yang maksudnya membuka pintu maaf dengan LEBAR. Karena mengalami pelebaran makna maka makna LEBAR yang dimaksud menjadi LEBARAN yakni saling memaafkan dengan cara bersalaman dan saling mengunjungi satu sama lain.
Ketika lebaran, semua manusia seperti dilahirkan kembali. Percis seperti anak kecil yang tiada dosa. Menyikapi manusia yang baru tersebut, manusia Indonesia akan mensimbolkan dengan sesuatu yang baru, bisa dari baju baru, telana baru, topi baru, mobil baru, motor baru, pacar baru (lho??), istri baru (walah?!?!. Manusia indonesia adalah manusia yang sangat suka mensimbolkan sesuatu yang menjadi “ciri khas”. Selain dari sesuatu yang baru, tradisi yang tidak terlupakan adalah mudik. Mudik adalah pulang kekampung halaman dimana ayah maupun ibu tinggal disana. Berlebaran dengan keluarga inti maupun keluarga besar adalah kenikmatan yang tiada kira, itu alasan mereka yang pulang walaupun ada pula manifes-manifes yang lain. Dan pastinya yang menjadi ciri khas ketika lebaran adalah ketupat. Segala macam lauk pasti akan berteman dengan ketupat sebagai sahabat, ketupat memang sangat familiar saat Lebaran.
Kemudian kata-kata yang sering terucap saat lebaran adalah ucapan minal 'aidin wal faizin, Yang sering salah kaprah adalah ucapan tersebut biasanya diikuti dengan "mohon maaf lahir dan batin". Jadi seolah-olah minal 'aidin wal faizin itu artinya mohon maaf lahir dan batin. Padahal arti sesungguhnya bukan itu. Minal 'aidin artinya dari golongan yang kembali. Dan wal faizin artinya dari golongan yang menang. Jadi makna ucapan itu adalah semoga kita termasuk golongan yang kembali (maksudnya kembali pada fitrah) dan semoga kita termasuk golongan yang meraih kemenangan. Seharusnya kata-kata yang diucapkan adalah taqabbalallahu minna wa minkum  (Semoga amal ibadah kita diterima Allah). Tapi biarlah, yang penting maksud atau substansi kita sudah mengerti yang intinya untuk menuju kebaikan. Insya Allah.
Menutup tulisan ini, saya Andie Achmad mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum Selamat hari raya Iedul Fitri 1432H semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah S.W.T mohon maaf atas segala khilaf yang sering saya perbuat.
“maka barang siapa berbuat kebaikan, sekalipun seberat zarah niscaya ia akan melihat balasannya” QS: Al Zilzal – 7.
 


Jumat, 26 Agustus 2011

Walau muak tapi mendapat apresiasi lebih


Walau muak tapi mendapat apresiasi lebih

Kita berbicara buruh dan tuan. Atau dalam bahasa moderen bosa dan karyawan. Bos adalah orang yang memimpin suatu perusahaan atau kapital yang dikelola dan memperkerjakan proletar atau karyawan. Karyawan bekerja selama 8 jam sehari, terhitung dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. 8 jam kita habiskan tiap hari dari senin samapai jum`at. Kerjaan pokok yang membuat karyawan cukup disiplin dalam menghasilkan uang.
Uang adalah motif utama untuk hidup bagi sebagian orang (baca: mayoritas manusia). Filosofi “apa adanya” berganti “ada apanya”, tanpa uang, anda akan merasa pusing, padahal saat anda pusing, peluang anda makin perlu uang semakin terbuka lebar karena sakit memerlukan uang sebagai obat penawar rasa pusing anda.
Anda berkerja 8 jam menjadi budak uang. Itu kesimpulan saya secara kasar. Atau bahasa humanisnya anda kerja 8 jam untuk menghidupi keluarga. Menjadi penurut kapitalis mungkin bukan cita-cita, tapi jika pilihannya hanya itu? Apa boleh buat?! Atau apa buat boleh?? Karena semua telah tersistematis maka apa bisa kita perbuat? Itulah realitas yang kita hadapi sekarang dan masa yang akan kita lewati dimasa depan.
Jika kita mau keluar dari mainstream, anda bisa keluar dari sistem dengan kemungkinan anda dianggap kurang waras karena sesuai dengan pengalaman, barang siapa yang berbeda dengan khalayak umum maka vonis (the other) akan menjadi labeling dan tersingkirkan oleh masyarakat. Dengan stigma masyarakat kebanyakan bahwa kerja dibalik meja adalah pekerjaan yang terbaik karena mengandung pristise yang baik dengan asumsi materi yang didapat lumayan besar.
Namun sebenarnya dalam hati anda yang terdalam, anda bosan, anda boring, atau dalam bahasa sarkasme anda muak!! Muak dengan sejadi jadinya dengan kemunafikan ini. Anda berfikir uang bukan sarana pembeli kebahagiaan.  Menurut terus perintah atasan yang terkandang meurut sudut pandang anda asalah namun tak bisa berbuat apa-apa kecuali nerimo. Jadilah bos minimal dengan diri anda. Bos untuk tubuh anda. Bos dari pikiran anda. Merdeka ide. Walau anda muak tapi inilah realitas yang terjadi, standar ganda didunia semu.mengapa saya bilang semu, karena kita dibiasakan hidup dalam kemunafikan. Inilah yang saya maksud, walau muak tapi mendapat apresiasi lebih.

Selasa, 23 Agustus 2011

Post match Indonesia vs Palestina

Indonesia akhirnya kembali memenangi laga kandang dalam tajuk pertandingan persahabatan melawan Palestina. Tim Indonesia menurunkan pemain terbaik minus Boaz Solosa yang harus pulang ke Papua karena ada masalah keluarga. Permainan Indonesia di 15 menit awal cukup monoton dan berjalan dengan tempo sedang, sementara Palestina menyerang dengan pola counter attack. Dan 45 menit babak pertama berakhir dengan hasil kaca mata alias nol nol.
Babak kedua berjalan, pola yang sama masih dilakukan para pemain tim Nas, dengan long passing yang sebenarnya tidak efektif dikarenakan postur tubuh pemain Palestina yang cukup tinggi akan mudah dipatahkan oleh mereka. Dan akhirnya petaka yang tidak diinginkan datang, pemain Palestina dapat menciptakan gol pada menit 48 oleh Sulaiman dikarenakan kordinasi lini belaang yang tidak berjalan, Melewati perangkap offside yang gagal Sulaiman dengan tenang mengeksekusi bola dengan meng "lobb" bola di sudut kanan  kiper Markus horison. Tersentak dengan gol cepat dibabak kedua Indonesia mencoba membalas, dan pada menit 65 Hariono menciptakan gol untuk Indonesia memanfaatkan rebound dari kiper Palestina yang gagal  menangkap bola hasil tendangan Cristian Gonzales. Giliran menit ke 70 Crisgo menciptakan gol memanfaatkan assit dari M. Ridwan, dan Indonesia kembali memperbesar kedudukan menjadi 4-1 setelah our captain "BP" menciptakan goal hasil kerjasama dengan Crisgo dimenit 78,85.
Secara keseluruhan Indonesia tidak bermain buruk dibabak kedua karena strategi Long passing sudah dikurangi dan permainan sayap Indonesia mulai hidup karena bermain bola-bola pendek yang menjadi ciri khas Indonesia, saat babak pertama Indonesia bermain 4-3-3, namun hasilnya kurang menjanjikan, setelah ditariknya Irfan Bachdim dengan M.Ilham maka berganti pola 4-4-2 dan inilah permainan terbaik Indonesia, memanfaatkan sayap yang mempunyai kecepatan dalam berlari Indonesia berhasil menenekuk Palestina 4:1 
Semoga ini menjadi modal semangat yang bagus untuk pertandingan persahabatan di Jordania tanggal 27 Agustus 2011 dan yang terpenting all out melawan Iran di PRAPIALA DUNIA 2014 . Bravo GARUDA
INDONESIA...